Uni Eropa Bersiap Perketat Regulasi Vape, Dorong Pajak hingga Arah Pelarangan

Uni Eropa Bersiap Perketat Regulasi Vape, Dorong Pajak hingga Arah Pelarangan

Oleh Redaksi Labirin 18 Apr 2026, 11:21:27 WIB Ekonomi & Bisnis

Brussel — Gelombang pengetatan terhadap rokok elektronik (vape) kian menguat di Eropa. Sejumlah negara anggota Uni Eropa (UE) kini mendorong kebijakan yang lebih keras, mulai dari penyamaan pajak dengan rokok konvensional hingga langkah menuju pelarangan produk tertentu.

Berdasarkan laporan Reuters, sedikitnya 16 negara Uni Eropa mendesak Komisi Eropa untuk segera merevisi aturan pajak tembakau agar mencakup produk baru seperti vape dan rokok elektronik. Selama ini, regulasi UE yang berlaku sejak 2011 belum mengatur secara komprehensif produk tersebut. 


Baca Lainnya :

Dorongan ini dipimpin oleh Belanda dan didukung negara besar seperti Prancis dan Jerman. Para menteri keuangan menilai, kekosongan aturan membuat setiap negara menerapkan kebijakan berbeda—mulai dari pajak, pembatasan penggunaan, hingga larangan di ruang publik—yang pada akhirnya memicu ketimpangan pasar di kawasan tersebut. 


Tidak hanya soal pajak, tekanan terhadap vape juga datang dari sisi kesehatan dan lingkungan. Sejumlah negara telah mengambil langkah lebih ekstrem. Prancis, misalnya, melarang vape sekali pakai, sementara Jerman mendorong larangan serupa di tingkat Uni Eropa. 


Langkah-langkah ini mencerminkan perubahan sikap pemerintah Eropa yang semakin memandang vape bukan sekadar alternatif rokok, tetapi juga ancaman baru—terutama bagi generasi muda. Regulasi yang berbeda-beda selama ini dinilai membuka celah meningkatnya konsumsi, sekaligus melemahkan pengawasan lintas negara.

Di sisi lain, wacana harmonisasi pajak juga menjadi instrumen penting. Dengan menyamakan perlakuan fiskal antara vape dan rokok, pemerintah berharap dapat menekan konsumsi sekaligus menutup celah industri dalam memanfaatkan regulasi yang longgar.

Desakan ini juga menyoroti keterlambatan Uni Eropa dalam memperbarui aturan. Revisi regulasi pajak tembakau sebenarnya sudah dijadwalkan sejak 2022, namun hingga kini belum terealisasi. 

Jika kebijakan ini disahkan, vape di Eropa berpotensi menghadapi era baru: lebih mahal, lebih dibatasi, dan dalam beberapa kasus—dilarang sepenuhnya.