Meksiko Resmi Larang Vape, Pemerintah Tegaskan Demi Kesehatan Publik

Meksiko Resmi Larang Vape, Pemerintah Tegaskan Demi Kesehatan Publik

Oleh Redaksi 18 Apr 2026, 11:09:32 WIB hukum

JAKARTA, -- Pemerintah Meksiko resmi melarang total rokok elektronik atau vape sejak Januari 2026. Kebijakan ini mencakup seluruh rantai industri, mulai dari produksi, impor, distribusi, hingga penjualan.

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengatakan langkah tersebut diambil untuk melindungi kesehatan masyarakat, terutama generasi muda. Ia menilai penggunaan vape terus meningkat dan berisiko menimbulkan dampak serius dalam jangka panjang.

“Produk ini dipasarkan seolah-olah aman, padahal memiliki risiko kesehatan yang signifikan. Negara harus hadir untuk melindungi masyarakat,” ujar Sheinbaum.

Baca Lainnya :

Larangan ini menjadi bagian dari reformasi undang-undang kesehatan yang disahkan awal 2026. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat dikenai sanksi berat, mulai dari denda besar hingga hukuman penjara.

Menteri Kesehatan Meksiko mendukung penuh kebijakan tersebut. Ia menegaskan bahwa vape bukan alternatif aman dari rokok konvensional. Banyak produk vape disebut mengandung zat kimia berbahaya yang dapat merusak paru-paru dan sistem pernapasan.

“Bukti ilmiah menunjukkan bahwa vape bukan solusi, melainkan masalah baru dalam kesehatan publik,” jelasnya.

Pemerintah mengakui konsumsi pribadi masih berada di wilayah abu-abu. Namun fokus utama kebijakan ini adalah memutus rantai distribusi dan komersialisasi vape di pasar.

Sejumlah pejabat keamanan mengingatkan potensi munculnya pasar ilegal. Pemerintah berjanji akan memperketat pengawasan dan meningkatkan koordinasi antar lembaga agar kebijakan berjalan efektif.

Langkah Meksiko ini menambah daftar negara yang mengambil sikap keras terhadap vape, di tengah meningkatnya kekhawatiran global atas dampak kesehatan rokok elektronik. (*/tr)